Kalau mau jujur para lulusan SMA yang terlanjur masuk ke jurusan PLS-FIP itu adalah jenis lulusan yang berpikir “asal kuliah” daripada nganggur bikin sedih orang tua dan malu pada tetangga. Ada juga yang ‘terjerumus’ masuk PLS karena tidak diterima di jurusan lain yang lebih ‘pasaran’ dan atas nama pertimbangan ekonomi keluarga , daripada kuliah di kampus swasta mahal, lebih baik di kampus negeri yang relatif murah dan bergengsi di mata masyarakat tertentu (desa) yang masih rendah tingkat pemahamannya tentang pendidikan yang bermutu, dikiranya kalau kuliah di kampus negeri pasti akan menjadi pegawai negeri. Sebuah anggapan salah yang masih punya banyak penganutnya.
Tampilkan postingan dengan label Uika. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Uika. Tampilkan semua postingan
Jumat, 09 Mei 2014
Pengertian Tiga Jenis Pendidikan
oleh Imadiklus Indonesia pada 06 Juni 2011 jam 16:43
Berkaitan dengan pengertian pendidikan terdapat perbedaan yang jelas antara pendidikan formal, pendidikan informal dan pendidikan nonformal. Sehubungan dengan hal ini Coombs (1973) membedakan pengertian ketiga jenis pendidikan itu sebagai berikut:
Pendidikan formal adalah kegiatan yang sistematis, bertingkat/berjenjang, dimulai dari sekolah dasar sampai dengan perguruan tinggi dan yang setaraf dengannya; termasuk kedalamnya ialah kegiatan studi yang berorientasi akademis dan umum, program spesialisasi, dan latihan professional, yang dilaksanakan dalam waktu yang terus menerus.
Label:
BK.,
IMADIKLUS,
Paudni,
Pendidikan luar sekolah,
Uika
Eksistensi Pendidikan Nonformal di Negara Maju, Kajian Komparatif

Proses transformasi masyarakat atau sering disebut globalisasi tidak saja mengubah kehidupan manusia, tetapi juga mengubah kecenderungan dalam hal pendidikan dan belajar (Tilaar, 1997). Dikenali akan terjadi perubahan mendasar dalam hal pendidikan dan belajar. Pendidikan harus berfungsi ganda, yakni membina kemanusiaan (human being) melalui pengembangan seluruh pribadi manusia, dan pengembanagn sumber daya manusia (human resources) untuk memasuki kehidupan baru. Makin lama bekerja dan belajar menjadi satu kesatuan bingkai pendidikan sepanjang hayat. oleh karena pengetahuan maju dan bertambah secara eksponensial, maka agar bisa melaksanakan pekerjaan dengan baik, seseorang harus meningaktkan pengetahuannya melalui pendidikan secara berkelanjutan.
Desakan untuk belajar terus-menerus semakin lama semakin kuat, pendidikan dan belajar pada hakikatnya adalah kehidupan itu sendiri. Oleh karena itu belajar di luar sekolah dan di luar universitas perannya semakin lama semakin penting. Di masa lalu, sekolah dan universitas menjadi pusat utama atau bahkan satu-satunya pusat kegiatan belajar. Pada saat ini, tempat kerja secara berangsur-angsur telah menjadi pusat kegiatan belajar yang baru, tempat kerja telah menjadi tempat belajar yang penting.
Langganan:
Postingan (Atom)